BREAKING

Monday, February 22, 2016

LDII Komit Tingkatkan Kontribusi terhadap Bangsa


LDII-BMS/SEMARANG―Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) sebagai ormas Islam yang saat ini terus berkembang semakin besar di Indonesia menegaskan kembali komitmennya untuk terus berkarya dan berkontribusi terhadap pembangunan dan kemajuan bangsa dan negara.
Demikian disampaikan Ketua Umum LDII, Prof Dr Ir KH Abdullah Syam MSc saat memberikan sambutan pada pembukaan Musyawarah Wilayah (Muswil) LDII Provinsi Jawa Tengah, di Patra Jasa Convention Hotel Semarang, Sabtu (29/11) yang diikuti tidak kurang dari 200 kader LDII terdiri dari Dewan Penasehat dan pengurus DPW LDII Jateng dan Ketua serta Sekretaris DPD LDII dari 35 kabupaten/kota se-Jateng.
Abdullah Syam menjelaskan, selama ini LDII konsen terhadap berbagai program yang dicanangkan oleh pemerintah, melalui berbagai kegiatan yang dilaksanakan mulai tingkat pusat hingga daerah. Abdullah Syam diantaranya menyebut, LDII aktif dalam penanaman nilai-nilai kebangsaan, peningkatan kerukunan antar umat beragama dan peningkatan ekonomi syariah.
Dalam hal kebangsaan terangnya, LDII tegas mendukung program pemerintah untuk meningkatkan pemahaman terhadap pilar-pilar kebangsaan (Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika, dan NKRI). Bahkan, LDII mendengungkan slogan “NKRI Harga Mati” sebagai wujud loyalitas warga LDII sebagai warga negara yang baik dan taat pemerintah, sekaligus menepis anggapan bahwa LDII ingin mengganti ideologi Pancasila dan mendirikan negara di dalam NKRI.
Terkait keberadaan aliran-aliran Islam radikal yang saat marak di masyarakat Indonesia dan dunia salah satunya Islamic State of Iraq and Suriah (ISIS), LDII bersama puluhan ormas Islam lainnya di Indonesia dalam payung Majelis Ulama Indonesia (MUI) dengan tegas menolak keberadaan ISIS, dan menyatakan ideologi ISIS bertentangan dengan keyakinan umat Islam di Indonesia dan nilai-nilai Pancasila.
Mengenai peran secara kelembagaan, saat ini terang Syam, kader-kader LDII aktif menjadi pengurus dan anggota lembaga-lembaga pemerintahan dan lembaga-lembaga keagamaan. Dia menyebut, di MUI saja, kader LDII sudah ada hampir 200 orang yang menjadi pengurus, mulai tingkat pusat hingga kecamatan. Hal ini, katanya secara tidak langsung mematahkan anggapan dan keyakinan banyak pihak yang mengatakan LDII sesat, sebagaimana banyak dituduhkan.
Soal kerukunan inter dan antar umat beragama, LDII telah banyak memberikan kontribusi nyata. Bahkan di pusat dan banyak daerah para pengurus dan kader LDII banyak menjadi penggerak dan aktivis forum-forum kerukunan antar umat beragama, dan tidak sedikit dari mereka dipercaya menjadi pengurus-pengurus Forum Kerukunan antar Umat Beragama (FKUB).
Terakhir, Abdullah Syam menyebut peran LDII dalam bidang ekonomi. Dengan semakin meningkatnya kesadaran umat Islam di Indonesia terhadap pentingnya berekonomi sesuai dengan syariat Islam, LDII mengambil langkah cepat dengan memberikan penyuluhan kepada kader-kader dan warga LDII tentang pentingnya ekonomi syariah. Tidak sebatas teori dan wacana, saat ini telah banyak berdiri lembaga-lembaga keuangan syariat di kalangan warga LDII sebagai solusi nyata kebutuhan pelayanan transaksi keuangan yang sesuai nilai-nilai Islam.
Semua itu, kata Abdullah Syam, akan terus dilakukan dan dikembangkan kedepan, sebagai bentuk komitmen LDII sebagai ormas Islam dan anggota masyarakat, agar keberadaannya semakin dilihat, disadari dan dirasakan bermanfaat bagi masyarakat, bangsa dan negara. “Ini memang sudah sesusi dengan strategi organisasi yang telah dicanangkan, dengan istilah Karya, Komunikasi, dan Kontribusi” pungkasnya.(sbr)
Jika Anda menyukai Artikel atau Berita di website LDII Banyumas, Silahkan Klik Disini untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel atau berita terbaru yang terbit di Website DPD LDII Banyumas

Post a Comment

 
Copyright IT Staff © 2013 | Jalan Mentri Soepeno No 7 Sokaraja Banyumas 53181 | Telp : (0281) 694191 | Design by DPD LDII KABUPATEN BANYUMAS
Design by ITStaff | RazTech