BREAKING

NASEHAT AGAMA

BERITA DAERAH

POSTING TERBARU

Sunday, July 31, 2022


Umat Islam di seluruh dunia menyambut antusias Hari Raya Idul Adha 1443. Kurban bagi umat Islam, merupakan wujud ketakwaan, sebagaimana Nabi Ibrahim As dengan tulus ikhlas melaksanakan perintah Allah untuk menyembelih anaknya, Nabi Ismail As. 

Kurban merupakan ibadah yang paling disenangi oleh Allah pada 10 Dzulhijah – mengalahkan pahala orang yang berkorban harta, benda, dan nyawa sebagai martir yang sahid di medan perang. Selain dimensi religi, kurban juga membawa berkah dalam kehidupan sosial. Para peternak memanen rezeki dan warga yang kesulitan akibat harga kebutuhan pokok yang melonjak. Ekonomi pun bergerak. 

Berkah kurban dari sisi individu dan sosial yang luar biasa itu, jangan sampai terhalang oleh wabah virus Penyakit, Mulut, dan Kuku (PMK). Untuk itu, LDII mengajak umat Islam selalu mematuhi aturan atau protokol wabah, dan selalu berkoordinasi dengan dinas terkait dalam mencari, membeli, dan menyembelih hewan kurban. 

Semoga Idul Adha, menjadi momentum untuk meningkatkan kesalehan individu dan kesalehan sosial. Agar, bangsa Indonesia terus menjadi bangsa dengan kepribadian unggul yang jadi modal sosial dalam membangun peradaban.

______


Follow & Subscribe

Website : www.ldii.or.id | www.nuansaonline.net

Youtube : LDII TV

Facebook : Lembaga Dakwah Islam Indonesia

Twitter : @ldii_news

Instagram : @ldii_news

Tiktok : @ldiitv


#LDII #LDIIuntukBangsa #LembagaDakwahIslamIndonesia #ldii_news #profesionalreligius 

#kurban #qurban #iduladha #pmk

Wednesday, June 8, 2022

 Taefur Arafat : MUI Harus Selalu Sinergi dengan Umaro

Ketua MUI Kabupaten Banyumas KH Taefur Arafat

LDII-PURWOKERTO- Majelis Ulama Indonesia (MUI) adalah kumpulan para ulama, dan ulama adalah orang-orang yang punya rasa takut pada Allah, maka ulama harus senantiasa menjaga sikap, perilaku, dan perbuatan yang mencerminkan sebagai hamba yang takut pada Allah, serta mengamalkan Ilmu yang telah dimiliki.

Demikian diungkapkan Ketua MUI Kabupaten Banyumas KH Taefur Arafat pada acara Silaturrahmi dan Rakor Pengurus MUI Kabupaten Banyumas yang digelar Sabtu (4/6) di Auditorium Universitas Islam Negeri Prof Dr KH Saifuddin Zuhri (UIN SAIZU) Purwokerto.

Taefur menjelaskan, MUI adalah wadah ulama yang selalu siap menjadi pelayan umat dan mitra pemerintah, yang harus bisa memberi solusi setiap permasalahan yang dihadapi masyarakat, sehingga bisa terbimbing ibadahnya dan bisa hidup bermasyarakat dengan toleran.


Ketua DPD LDII (baju batik) bersama Ketua PC NU Banyumas, KH Sabar Munanto

Lebih lanjut, mantan  Ketua PC NU Banyumas tersebut mengharapkan agar MUI selalu sinergi dengan umaro agar terwujud solidaritas kemanusiaan.

   

Ketua Bagian Pendidikan Agama dan Dakwah DPD LDII Kab. Banyumas H Siyam Munajat (duduk paling kiri) bersama pengurus MUI Kab. Banyumas.

Bersama perwakilan dari ormas Islam lainnya, hadir dalam acara tersebut Ketua DPD LDII Kabupaten Banyumas H Sutanto MBA yang juga Anggota Dewan Pertimbangan MUI, dan Ketua Bagian Pendidikan Agama dan Dakwah H Siyam Munajat selaku anggota Komisi Ukhuwah Islamiyah MUI.(sbr)

Wednesday, April 13, 2022

Silaturrahim LDII-Kemenag

LDII Banyumas Jalin Silaturrahim dengan Kemenag

PURWOKERTO--Pengurus DPD Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Banyumas bersilaturrahim ke Kantor Kemenag RI Kabupaten Banyumas di Purwokerto, Rabu (13/4/22).

Rombongan yang dipimpin Ketua DPD LDII Banyumas H. Sutanto, MBA diterima langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Banyumas H. Aziz Muslim, S.Ag. M.Pd.I. di ruang kerjanya.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut, Ketua Korda LDII Eks Karesidenan Banyumas yang juga Ketua DPD LDII Kabupaten Cilacap, Drs. H. Susilo, MM dan Bendahara DPD LDII Banyumas, David Kurniawan, SH.

Ketua DPD LDII Kabupaten Banyumas, Sutanto (kanan berpeci hitam) dan rombongan diterima oleh Kakan Kemenag Kabupaten Banyumas, Aziz Muslim (batik oranye)

difasilitasi oleh Ketua Korda LDII Eks Karesidenan Banyumas, Susilo (baju putih)

Ketua LDII Banyumas, Sutanto menjelaskan, kunjungan ini dalam rangka audiensi pengurus LDII Banyumas dengan Kakan Kemenag yang baru, dan upaya menjalin sinergi antara LDII dengan Kemenag.

Kepala Kemenag, Aziz Muslim berterimakasih atas kunjungan pengurus LDII ke Kantor Kemenag. Aziz mengakui, karena masih baru belum banyak mengenal tokoh-tokoh dan ormas-ormas di Kabupaten Banyumas.

Pejabat yang sebelumnya berdinas di Kantor Kemenag Cilacap tersebut mengapresiasi niat baik pengurus LDII Banyumas untuk menjalin silaturrahim dengan Kemenag. Aziz berharap hubungan ini berlanjut menjadi kerjasama yang baik.

Senada, Ketua Korda LDII Banyumas Susilo yang sudah mengenal baik Aziz semasa berdinas di Kemenag Cilacap meminta agar LDII Kabupaten Banyumas khususnya dan Eks Karesidenan Banyumas umumnya bisa terus bersinergi dengan instansi terkait, terutama Kemenag dalam berbagai kegiatan khususnya yang berkaitan dengan keagamaan.(sbr)

Saturday, April 2, 2022

Selamat Ramadhan 2022

 


Tuesday, March 29, 2022

Webinar "Keluarga Ceria Indonesia Sejahtera"

DPP LDII: Kesejahteraan Bangsa Dimulai dengan Bangun Ekonomi Keluarga

Jakarta (26/3). Ekonomi nasional bisa kuat, bila keluarga turut mengambil peran. Rumah-rumah masyarakat memiliki Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Dengan setiap keluarga memiliki bisnis, maka akan tumbuh jaringan pemasok antarkeluarga yang levelnya juga UMKM. Jaringan tersebut membuat derap ekonomi nasional bergerak cepat. 

Hal tersebut disampaikan ekonom Universitas Veteran Yogyakarta sekaligus Ketua DPP LDII, Ardito Bhinadi dalam webinar “Keluarga Ceria Indonesia Sejahtera”, pada Sabtu (26/03) yang diselenggarakan oleh DPP LDII secara daring.

"Ketahanan ekonomi nasional tidak terlepas dari peran keluarga, karena ketahanan keluarga merupakan basis dari ketahanan bangsa. Keluarga merupakan pilar utama membangun ekonomi bangsa dan merupakan unit terkecil yang menentukan nasib bangas kedepannya," kata Ardito.

Ardito memaparkan, untuk mewujudkan Indonesia yang sejahtera nantinya, dibutuhkan keluarga yang CERIA (Cerdas, Inovatif, dan Amanah).

Penjelasannya, keluarga yang cerdas adalah keluarga yang selalu memikirkan seluruh anggota keluarga, menyeimbangkan urusan dunia dan agamanya. “Ketika sebuah keluarga itu tangguh, maka insya Allah negara juga akan tangguh. Ketika keluarga mandiri secara ekonomi, maka insya Allah Indonesia juga akan mandiri secara ekonomi. Ketika keluarga CERIA, maka Indonesia akan sejahtera,” jelas Ardito.

Kedua, lanjut Ardito, keluarga yang inovatif, yakni keluarga yang senantiasa melakukan hal-hal baru untuk menumbuhkan keharmonisan dan ketahanan sosial-ekonomi keluarga, sehingga tercipta ‘Rumahku-Surgaku’. “Baik secara sosial maupun ekonomi, inovatif dan kreatif bisa menciptakan banyak inovasi dalam berkomunikasi dalam keluarga, maupun secara ekonomi, bahkan bisa memutar roda ekonomi keluarga, sehingga menjadi keluarga yang menghasilkan,” tambahnya.

Ketiga, keluarga yang amanah yakni keluarga yang mampu menjalankan peran masing-masing untuk menjaga harmoni kehidupan sehari-hari.

Menanggapi keluarga sebagai tumpuan ekonomi nasional, Ketua Departemen Pemberdayaan Perempuan dan Kesejahteraan Keluarga (PPKK) DPP LDII, Sri Tresnahati Ashar menegaskan pentingnya komunikasi dan interaksi yang positif dalam keluarga, untuk mewujudkan iklim keluarga yang kondusif.

“Komunikasi efektif dalam keluarga itu penting dalam membangun kebahagiaan keluarga. Dengan interaksi bahasa yang positif, maka akan terjalin iklim yang kondusif dalam keluarga,” jelas Sri. Lebih lanjut, Sri mengatakan ekonomi menjadi salah satu faktor penentu ketahanan keluarga. “Ketahanan keluarga merupakan cara yang efektif untuk bertahan ketika keluarga menghadapi kondisi-kondisi yang sulit,” tambahnya.

Ia juga menegaskan, pembinaan karakter akan optimal jika dilakukan sejak usia dini melalui pembiasaan yang baik. “Karakter itu dimulai dari perilaku. Jika kita menginginkan anak yang berperilaku positif, maka bimbing dia untuk berperilaku positif,” tegas Sri.

Pembicara lainnya, KH Aceng Karimullah, Ketua Departemen Pendidikan Keagamaan dan Dakwah (PKD) DPP LDII menjelaskan bahwa keluarga bahagia ialah kondisi sebuah keluarga yang ideal, yang terbentuk berlandaskan Al-Qur'an dan As-Sunnah untuk mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat. “Sebagai wujud kesyukuran kita terhadap nikmat-nikmat Allah maka kita menjalani hidup ini dengan bahagia, dengan ceria,” kata Kyai Aceng.

Sementara Ketua Umum DPP LDII, Chriswanto Santoso berpandangan, pemberdayaan keuangan keluarga yang dijalankan bersamaan dengan pola asuh karakter positif, dapat menciptakan keharmonisan dan ketahanan ekonomi keluarga. Dengan mewujudkan keluarga yang “Ceria” bisa tercipta kesejahteraan bangsa.

Webinar ini melibatkan Departemen Pemberdayaan Perempuan dan Kesejahteraan Keluarga (PPKK) dan Departemen Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat (EPM) DPP LDII. Pesertanya ketua dan sekretaris DPW LDII provinsi, ketua dan anggota Biro EPM dan Biro PPKK DPW LDII provinsi, ketua dan sekretaris DPD LDII Kabupaten/Kota, serta ketua dan anggota Bagian EPM dan PPKK DPD LDII Kabupaten/Kota.

Peserta Webinar dari DPD LDII Kabupaten Banyumas.

Kegiatan ini sebagai tindak lanjut implementasi kerjasama bidang pengembangan dan penguatan ekosistem ekonomi syariah antara LDII dengan Bank Syariah Indonesia (BSI) sejak Februari lalu.


Sumber : LINES DPP diolah.

Kunjungan Ketua MPR ke DPD LDII Surakarta

Wakil Ketua MPR RI Zulkifli Hasan Silaturahim dengan LDII Solo

Solo (29/3). Wakil Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan berkunjung ke Solo dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat, salah satunya dari warga Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Surakarta. Silaturahim berlangsung di Ponpes Budi Utomo, Kota Solo, Senin (28/3).

Ketua DPD LDII Kota Surakarta, Muhammad Zain mengungkapkan, Zulkifli Hasan sudah tidak asing bagi warga LDII, “Pak Zul berharap para santri bisa memanfaatkan ilmunya di pondok, dan menularkan kepada masyarakat luas sehingga akan muncul para pejabat dan pembuat peraturan dari kalangan santri, khususnya santri Ponpes Budi Utomo,” tutur Zain.

Dalam kesempatan tersebut, Zulkifli menyampaikan bahwa LDII adalah rumah kedua baginya. “LDII sudah tidak asing lagi, dan saya berharap LDII Solo bisa memberikan masukan untuk dibawa ke Jakarta,” ungkapnya.



M Zain mengapresiasi kunjungan Wakil Ketua MPR tersebut, dan mengungkapkan, LDII Solo sedang fokus pada pembinaan generasi penerus. “LDII memiliki program tri sukses generasi penerus bangsa, yakni berilmu, berakhlakul karimah dan mandiri,” ujarnya.

Ia tak lupa menitipkan pesan kepada Zulkili Hasan untuk lebih serius memberikan perhatian kepada ponpes. “Pondok pesantren menghasilkan cendikiawan muslim yang profesional religius, seharusnya difasilitasi dengan beasiswa setelah selesai pendidikan dari ponpes dan diberikan kemudahan dalam ber-UMKM,” pungkasnya.


Sumber : LDII News (LINES)

Monday, March 21, 2022

Sukseskan Muswil DPW Banten


 

 
Copyright IT Staff © 2013 | Jalan Mentri Soepeno No 7 Sokaraja Banyumas 53181 | Telp : (0281) 694191 | Design by LEMBAGA DAKWAH ISLAM INDONESIA KABUPATEN BANYUMAS
Design by ITStaff | RazTech