BREAKING

NASEHAT AGAMA

BERITA DAERAH

POSTING TERBARU

Friday, July 5, 2019

Keakraban Remaja LDII Banyumas

Remaja LDII Banyumas Dimotivasi INJO.ID


LDII-BANYUMAS/BANYUMAS  ̶  Kegiatan Keakraban Remaja LDII Kabupaten Banyumas yang digelar di Aula Siti Kalimah, komplek Pondok Pesantren Baitul Machmud Desa Pekaja Kecamatan Kalibagor Kabupaten Banyumas, Minggu sore (30/6/2019) berlangsung semarak dan meriah.

Kegiatan yang diikuti oleh sekitar 500 remaja LDII Banyumas tersebut menjadi spesial dengan hadirnya admin INJO.ID, Niko Aditya Rahman. Pemilik akun INJO.ID yang cukup terkenal di kalangan generasi muda Indonesia melalui quote dan video-video inspiratif di media sosial Instagram, Facebook dan Youtube. Youtuber yang telah memiliki ratusan ribu follower ini memang sengaja didatangkan untuk menyuntik semangat generasi muda LDII setempat.

Kehadiran Niko mampu membius ratusan anak muda yang datang dari penjuru Kota Purwokerto dan daerah-daerah lain di Kabupaten Banyumas, bahkan beberapa ada yang sengaja datang dari luar Banyumas, seperti dari Kabupaten Purbalingga dan Kabupaten Cilacap.

Para peserta sangat antusias menyimak dan memperhatikan dengan seksama kata-kata dan kalimat-kalimat penuh motivasi dari admin INJO.ID. Pada sesi tanya jawab bahkan banyak peserta yang tidak berkesempatan bertanya karena terbatasnya waktu, meskipun acara berlangsung dari pukul 13.00 sampai dengan pukul 16.00 WIB.

Suasana Diskusi
Admin INJO.ID berfoto bersama panitia usai acara
Keakraban dan Motivasi Remaja merupakan kegiatan penutup dalam rangkaian Gebyar Festival Anak Sholeh, Olahraga dan Bazar (GELORA) LDII Kabupaten Banyumas Tahun 2019 yang dilaksanakan selama 2 hari, Sabtu-Minggu (29-30/6/2019) di Komplek Ponpes Baitul Machmud Kalibagor.

Salah seorang Pembina Ikatan Remaja Sholih Sholihah Purwokerto Satria (RESPATI) LDII Banyumas, M. Arif Adha SS berharap, keakraban remaja bisa menjadi salah satu cara untuk menyemangati kembali generasi muda LDII untuk terus berkarya positif dan berkontribusi dalam mensyiarkan Islam kepada masyarakat, dan turut serta dalam membangun bangsa secara nyata agar lebih baik dan lebih maju di masa-masa yang akan datang.


Sarlan—Sekretaris DPD LDII Kabupaten Banyumas


Wednesday, July 3, 2019

GELORA LDII 2019


LDII Banyumas Gelar GELORA 2019


LDII-BANYUMAS/BANYUMAS  ̶ Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Banyumas menggelar kegiatan bertajuk Gebyar Festival Anak Sholeh, Olahraga dan Bazar (GELORA) LDII 2019 selama 2 hari, Sabtu-Minggu (29-30/6/2019) bertempat di komplek Aula Siti Kalimah, Pondok Pesantren Baitul Machmud Desa Pekaja Kecamatan Kalibagor Kabupaten Banyumas.

Acara hari pertama berupa Festival Anak Sholeh (FAS) yang diisi lomba yel-yel, menulis arab indah, da’i cilik, tahfidzul Qur’an, puzzle Asma’ul Husna, cerdas cermat Islami, adzan dan mewarnai. FAS diikuti oleh sekitar 500 anak usia pelajar SD dan SMP/sederajat yang tergabung dalam majelis ta’lim di masjid dan pondok pesantren yang dikelola oleh LDII di tingkat Pengurus Cabang (PC) kecamatan dan Pengurus Anak Cabang (PAC) desa/kelurahan se-Kabupaten Banyumas.

Peserta FAS siap mengikuti lomba-lomba

Suasana Lomba Cerdas Cermat Islami
Di hari kedua ada 2 kegiatan yaitu Jalan Sehat dan Keakraban Remaja. Jalan sehat diikuti oleh hampir 1.000 orang Warga LDII dan masyarakat di Sekitar Ponpes Baitul Machmud dan Desa Pekaja. Sedangkan keakraban dan motivasi remaja diikuti oleh remaja usia SMA/sederajat, dan mahasiswa dari masjid dan pondok pesantren di tingkat PC dan PAC LDII se-Kabupaten Banyumas. Totalnya lebih kurang 500 orang.

Persiapan Pemberangkatan Peserta Jalan Sehat oleh Ketua DPD LDII Kabupaten Banyumas

Peserta Jalan Sehat
Selama 2 hari juga dibuka Bazar Kemandirian yang menjual berbagai produk kepada para pengunjung, mulai dari berbagai jenis makanan, minuman, aksesoris, pakaian, hingga barang-barang keperluan rumah tangga. Terdapat 25 stan yang diikuti oleh para santri Ponpes Baitul Machmud Pekaja, serta himpunan remaja masjid dan majelis ta’lim dari PC dan PAC LDII di Kabupaten Banyumas.

Upaya Wujudkan Generasi Profesional Religius

Menurut Ketua DPD LDII Kabupaten Banyumas, H. Sutanto, MBA., kegiatan yang sudah menjadi agenda tahunan ini merupakan pelaksanaan dari Program kerja Bagian Pemuda, Kepanduan, Olahraga dan Seni Budaya DPD LDII Kabupaten Banyumas Tahun 2019. Adapun tujuannya untuk membentuk generasi muda LDII yang sportif, kreatif, inovatif, dan mandiri tetapi tetap agamis dan berakhlakul karimah, atau di kalangan warga LDII dikenal dengan istilah “profesional religius.”

Senada, ketua panitia, Ragil Bani Iman, SS menjelaskan, GELORA merupakan kegiatan yang bertema keilmuan, kreativitas dan olah raga, untuk menyalurkan dan mengasah kecerdasan, baik intelektual, emosional maupun kecerdasan lingkungan di kalangan remaja LDII. “Peningkatan kecerdasan yang tepat dan proporsional diharapkan melahirkan generasi-generasi LDII yang intelek, kreatif, inovatif, sportif dan berjiwa enterpreneur sehingga mampu bertahan dan bersaing di era globalisasai yang dinamis“ katanya.

Diapresiasi Bupati

Tidak saja disambut positif oleh warga LDII dan masyarakat di sekitar Desa Pekaja Kecamatan Kalibagor, kegiatan GELORA LDII 2019 juga diapresiasi oleh Bupati Banyumas, Ir Achmad Husein. Dalam sambutan yang dibacakan oleh Camat Kalibagor, Siswoyo, S.Pd., MM., Bupati Achmad Husein berharap GELORA menjadi sarana untuk memotivasi dan mendorong peserta pada khususnya, dan generasi muda pada umumnya, untuk senantiasa belajar dan menambah wawasan tentang ilmu keislaman, serta memperkuat mental mereka dengan terbiasa dalam iklim kompetisi yang sehat.

GELORA LDII 2019 dibuka oleh Camat Kalibagor dengan pemukulan rebana, didampingi Ketua DPD LDII Banyumas

Camat meninjau stan Bazar Kemandirian
Lebih lanjut Achmad Husein menjelaskan, era globalisasi dengan persaingan yang sangat ketat menuntut SDM berkualitas yang memiliki kemampuan, karakter, kompetensi, daya saing yang tangguh. Kegiatan GELORA LDII menurutnya menjadi penting dan strategis, sebagai salah satu upaya untuk mendidik dan menyiapkan generasi muda yang profesional dan religius sehingga siap berkompetisi secara sehat, berkreasi, berinovasi dan mandiri.

“Dengan bekal ilmu dan wawasan yang cukup, mental dan karakter yang kokoh, pondasi agama yang kuat, serta kemampuan berwirausaha yang baik, maka cita-cita kita untuk menjadikan generasi penerus yang profesional-religius serta memiliki sifat alim faqih, berakhlaqul karimah, dan mandiri, Insya Allah akan terwujud,” pungkasnya.(sbr)


Sarlan—Sekretaris DPD LDII Kabupaten Banyumas

Friday, March 29, 2019

Sakoda SPN Dukung Upaya LDII Jateng Menyikapi Bonus Demografi


Sumber foto : jatengprov.go.id

LDII Bertekad Wujudkan Generasi Muda Profesional Religius melalui Gerakan Pramuka


Sumber foto : jatenprov.go.id

LDII-BANYUMAS/SEMARANGLembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) bertekad mewujudkan generasi muda yang profesional dan religius, diantaranya melalui Satuan Komunitas Pramuka Sekawan Persada Nusantara. Untuk itu pembekalan melalui Satuan Komunitas Nasional (Sakonas) dan Satuan Komunitas Daerah (Sakoda) dinilai penting.

Hal itu diungkapkan Ketua Mabi Sakonas Sekawan Persada Nusantara LDII, Prof Dr  Ir KH Abdullah Syam MSc di sela-sela kegiatan Workshop Kepemudaan dan Pelantikan Satuan Komunitas Pramuka Sekawan Persada Nusantara Tingkat Provinsi Jawa Tengah di Gedung Al Barokah, Komplek Masjid Al Wali Semarang, Minggu (24/3/2019).

“Pembekalan melalui Sakonas dan Sakoda dinilai penting, utamanya menghadapi revolusi Industri 4.0, semua serba komputerisasi, semua serba robot. Namun jika SDM-nya dilibatkan, bagaimana membangun robot, tidak untuk licik, tidak untuk beraklak jelek. Kan bisa juga, tinggal SDM untuk mencetak itu. Nah, kita juga kesana, sehingga tercipta robot yang mentalnya bagus tidak untuk kerusakan,” jelas Abdullah Syam.

Di tempat yang sama, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah DR Ir Sri Puryono KS MP juga mengakui, bahwa dibentuknya Sakoda Sekawan Persada Nusantara Jawa Tengah merupakan gagasan yang cukup bagus untuk terbentuknya generasi muda yang berkarakter dan berintegritas.

“Terbentuk generasi muda yang berkarakter, berintegritas perlu kita cermati dan menjadi pertaruhan kita,“ tuturnya.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) LDII Jawa Tengah, Prof Dr H Singgih Tri Sulistiyono MHum, usai dilantik sebagai Ketua Mabi Sakoda Sekawan Persada Nusantara Jawa Tengah mengatakan akan segera melakukan koordinasi organisasi, hingga tingkat kabupaten/kota.

“Insya Allah dalam waktu dekat kita akan konsolidasi organisasi, menginisiasi organisasi Sakoda yang berlevel pada tingkat kabupaten/kota, yang hingga kini baru 4 ada Sako-nya,“ ungkapnya.

Singgih juga menambahkan, DPW LDII Jawa Tengah melalui Satuan Komunitas Pramuka Sekawan Persada Nusantara akan melakukan konsolidasi secara skill.

"Dengan melakukan orientasi kepramukaan, bekerjasama dengan Kwarda Jawa Tengah, dan menyusun program kerja dengan materi yang beraklakul karimah dan semangat kebangsaan," imbuhnya. (sbr)

DPW LDII Jateng Resmi Miliki Satuan Gerakan Pramuka


Sekda Provinsi Jawa Tengah, Sri Puryono melantik Pengurus Sakoda
DPW LDII Jawa Tengah (foto : humas.jatengprov.go.id)


LDII-BANYUMAS/SEMARANGDewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Jawa Tengah resmi memiliki satuan gerakan Pramuka. Hal ini ditandai dengan dilantiknya pengurus Satuan Komunitas Pramuka Daerah (Sakoda) Sekawan Persada Nusantara DPW LDII Jateng, bersamaan dengan pembukaan Workshop Kepemudaan yang diselenggarakan oleh DPW LDII Jateng di Gedung Al-Barokah kompleks Masjid Al-Wali Ketileng Kota Semarang, Minggu (24/3/2019).

Pengurus Sakoda Sekawan Persada Nusantara Kwarda XI Jawa Tengah Masa Bhakti 2019- 2023 yang dilantik antara lain Ketua Eko Sutanto, Wakil Ketua Bina Muda Teguh Budi Santoso, Wakil Ketua Binawasa Khotimul Khusein, Wakil Ketua Bidang Orhum Sunardi Djoko Santoso, Wakil Ketua Bidang Abdimas Humas Sunarto, Sekretaris Mulyadi, dan Bendahara Samsholihin.

Wakil Gubernur Jateng, Taj Yasin Maimoen melalui sambutan tertulis yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Dr Ir Sri Puryono KS MP meminta Sakoda DPW LDII Jateng dapat memberikan ide segar dan terobosan kreatif yang terbaik bagi organisasi, meningkatkan kinerja, serta memberikan kontribusi positif dalam bidang kepemudaan, khususnya Pramuka dan pembangunan di Jawa Tengah.

Menurut Sekda Sri Puryono, yang juga Sekretaris Mabida Jateng, Sakoda merupakan wahana tepat bagi anak-anak muda untuk belajar membentuk karakter dan kepribadian diri yang lebih baik. Melalui kegiatan ini diharapkan para peserta tumbuh menjadi generasi muda yang tangguh dan punya kepercayaan diri untuk selalu berbuat dan bertindak terbaik, bagi diri maupun lingkungan sekitar.

Sri Puryono berharap, Sakoda juga menjadi ajang pembinaan generasi yang mampu meneruskan estafet pembangunan dan calon-calon pemimpin hebat bangsa. Para pengurus yang dilantik harus mampu membawa organisasi menjadi semakin eksis, menjalankan visi dan misi organisasi dengan baik, serta dapat dipertanggungjawabkan.

Sebagaimana diungkapkan Sri Puryono, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengapresiasi dan mendukung kegiatan kepemudaan yang diselenggarakan DPW LDII Jateng. Terlebih, pemuda itu adalah generasi hebat dan luar biasa, sehingga mampu berperan sebagai ujung tombak perubahan Indonesia menjadi bangsa yang hebat.

“Harapan saya workshop kali ini dapat menghasilkan rumusan yang tepat dan aplikatif untuk memajukan pembangunan bidang kepemudaan di Jawa Tengah. Sehingga dapat melahirkan generasi milenial perkasa yang sadar akan tanggung jawabnya terhadap masa depan dan keberlangsungan NKRI,” terangnya.

“Inilah PR besar kita untuk membangun pemuda yang berkarakter. Saatnya kita untuk membangkitkan generasi muda yang tangguh dan tahan banting. Penanganan kepemudaan perlu direncanakan secara berjenjang dan berkesinambungan,” imbuhnya.

Di akhir sambutannya, Sri Puryono mengajak para pemuda LDII untuk meningkatkan peran serta dalam berbagai hal positif, dan mewaspadai berbagai pengaruh negatif yang berkembang saat ini, terutama pengaruh teknologi informasi dan media sosial.

“Gunakan medsos untuk menambah persaudaraan. Satu hal yang harus juga kalian lakukan, jangan pernah seumur hidup terlibat narkoba. Jadi kalaupun ada barang atau kegiatan yang mencurigakan, silahkan laporkan pada pihak berwajib. Hindari tawuran dan kekerasan,” pungkasnya. (sbr)
 
Copyright IT Staff © 2013 | Jalan Mentri Soepeno No 7 Sokaraja Banyumas 53181 | Telp : (0281) 694191 | Design by DPD LDII KABUPATEN BANYUMAS
Design by ITStaff | RazTech