BREAKING

NASEHAT AGAMA

BERITA DAERAH

POSTING TERBARU

Monday, February 22, 2021

Selamat Hari Jadi Kabupaten Banyumas




 

Saturday, February 20, 2021

Dakwah 4 Pilar Kebangsaan

Pj. Ketua Umum LDII :

Empat Pilar Kebangsaan Harus Terus Didakwahkan

LDII-BANYUMAS/PURWOKERTO—Empat Pilar Kebangsaan, yaitu Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika harus terus didakwahkan. Demikian ditegaskan oleh Pj. Ketua Umum DPP LDII, Ir. H. Chriswanto Santoso, M.Sc. saat membuka acara Webinar Kebangsaan dengan tema : “Peran Ormas Islam dalam Memperkokoh Nilai-Nilai Kebangsaan di Masa Pandemi,” yang diselenggarakan oleh DPP LDII secara daring melalui aplikasi zoom cloud, Sabtu (20/2).

Ir. H. Chriswanto Santoso, M.Sc., Pj. Ketua Umum DPP LDII

Dalam sambutannya Chriswanto mengatakan, meskipun telah 75 tahun Indonesia merdeka ternyata masalah-masalah kebangsaan masih tetap ada. Penyebabnya karena Indonesia adalah negara yang dibentuk dari perbedaan-perbedaan, sehingga kondisinya sangat heterogen. Contoh masalah yang masih terjadi sampai saat ini antara lain radikalisme dan penyalahgunaan narkoba.

Chriswanto berpendapat, penyelesaian permasalahan-permasalahan ini bukan hanya menjadi tanggung jawab negara, tetapi juga membutuhkan dukungan dari elemen-elemen bangsa yang lain, termasuk organisasi masyarakat. “LDII sebagai ormas Islam yang banyak berinteraksi dengan masyarakat tentunya punya tanggungjawab untuk ikut menyelesaikan permasalahan-permasalahan bangsa,” ungkapnya.

Menurutnya Chriswanto, seiring dengan komitmen LDII bahwa NKRI adalah harga mati, maka LDII harus turut berperan dalam penyelesaian masalah-masalah kebangsaan di Indonesia, untuk membantu semua stakeholder mewujudkan hidup berdampingan dalam kedamaian. Hal ini penting, karena bagi sebuah lembaga dakwah, kondusivitas bangsa akan sangat mendukung kelancaran ibadah dan pelaksanaan kegiatan-kegiatan organisasi.

Acara webinar yang diikuti oleh ribuan peserta di lebih kurang 500 titik studio mini DPD LDII kabupaten/kota di 34 DPW LDII Provinsi di seluruh Indonesia ini menghadirkan 3 orang narasumber yaitu Dr. Sri Hayati, S.Sos., M.Si. dari Kementerian Dalam Negeri RI, Prof. Dr. Phil. H. Kamarudin Amin, MA. Dirjen Binmas Islam Kementerian Agama RI, dan HM. Affan Rangkuti Ketua Umum Ormas Patriot Bangsa.

Berdasarkan keterangan dari panitia pelaksana, webinar kebangsaan ini merupakan rangkaian kegiatan Pra Musyawarah Nasional (Munas) IX DPP LDII yang akan diselenggarakan pada tanggal 7-8 April 2021. Tujuan utamanya untuk menambah wawasan dan memperkaya ide sebagai bahan dalam Munas IX LDII, sehingga hasil munas nantinya menjadi kontribusi nyata bagi Bangsa dan Negara. (sbr)

 

Sarlan—Sekretaris DPD LDII Kabupaten Banyumas

Webinar Kebangsaan DPP LDII

Pengurus LDII Banyumas Ikuti Webinar Kebangsaan

LDII-BANYUMAS/PURWOKERTO—Sejumlah pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) LDII Kabupaten Banyumas dan pengurus Pondok Pesantren Binaan LDII Banyumas, yaitu Ponpes Baitul Machmud Kalibagor dan Pondok Pesantren Mahasiswa (PPM) Al-Kautsar Purwokerto mengikuti Webinar Kebangsaan yang diselenggarakan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) LDII, Sabtu (20/2) bertempat di studio mini PPM Al-Kautsar Purwokerto dan studio mini PC LDII Wangon.


Peserta Webinar di Studio 1 (Aula PPM Al-Kautsar Purwokerto)

Peserta Webinar di Studio 2 (PC LDII Wangon)

Acara webinar yang mengambil tema : “Peran Ormas Islam dalam Memperkokoh Nilai-Nilai Kebangsaan di Masa Pandemi” dibuka oleh Penjabat Ketua Umum DPP LDII, Ir. H. Chriswanto Santoso, M.Sc. dan diikuti oleh ribuan peserta yang berkumpul di lebih kurang 500 titik studio mini DPD LDII kabupaten/kota di 34 DPW LDII Provinsi di seluruh Indonesia.

Materi webinar disampaikan oleh tiga narasumber yaitu Dr. Sri Hayati, S.Sos., M.Si. dari Kementerian Dalam Negeri RI, Prof. Dr. Phil. H. Kamarudin Amin, MA. Dirjen Binmas Islam Kementerian Agama RI, dan HM. Affan Rangkuti Ketua Umum Ormas Patriot Bangsa, dan sesi diskusi dipandu oleh Dr. H. Iskandar Siregar, M.Si. salah satu Ketua DPP LDII sebagai moderator.

Materi pertama dipaparkan oleh Dr. Sri Hayati dengan judul “Peran Ormas Islam dalam Memperkokoh Nilai-nilai Kebangsaan di Masa Pandemi.” Materi kedua dengan judul yang sama dibawakan oleh Prof. Dr. Phil. H. Kamarudin Amin, MA. Sedangkan Affan Rangkuti menyampaikan materi berjudul “Privatisasi Lemdik Bela Negara : Memperkuat 4 Pilar Kebangsaan” di sesi terakhir.


Suasana Webinar

Sekretaris Umum DPP LDII, H. Dody Taufiq Wijaya, Ak., M.Com., CA. menjelaskan, webinar ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan Pra Musyawarah Nasional (Munas) IX DPP LDII yang rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 7-8 April 2021. Tujuan utamanya untuk menambah wawasan dan memperkaya ide sebagai bahan dalam Munas IX LDII, sehingga hasil munas nantinya menjadi kontribusi nyata bagi Bangsa dan Negara.

Selain Webinar Seri Kebangsaan, DPP juga akan menyelenggarakan Webinar Seri Pendidikan Agama dan Dakwah yang rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 27 Februari 2021 dengan terget peserta yang lebih banyak, dari berbagai unsur dalam kepengurusan LDII dan pihak-pihak terkait lainnya. (sbr)


Sarlan—Sekretaris DPD LDII Kabupaten Banyumas

Sunday, January 31, 2021

Ucapan Harlah NU ke-95

 


Tuesday, November 10, 2020

Selamat Hari Pahlawan

 


Sunday, October 18, 2020

Pengukuhan Pengurus Baru LDII Banyumas

Bupati Banyumas : LDII telah Bersinergi dengan Baik


Bupati Banyumas, Ir. Achmad Husein

LDII-BANYUMAS/PURWOKERTO--Bupati Banyumas, Ir. Achmad Husein mengakui selama masa pemerintahannya LDII telah bersinergi dengan baik di bawah naungan MUI yang mengayomi semua organisasi Islam. Hal ini diungkapkannya saat menghadiri Pengukuhan Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) LDII Kabupaten Banyumas Masa Bakti 2020-2025, Sabtu (10/10/2020) di Pendopo Sipanji Kabupaten.

Menurutnya, selama ini LDII selalu berpartisipasi aktif dalam kegiatan kemanusiaan. "Selama saya memimpin Banyumas, peran LDII terlihat dalam kegiatan kemanusiaan, yang sudah menyatu dan dapat saling bersinergi dengan Pemkab," ungkap Achmad Husein.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) LDII Jawa Tengah, Prof. Dr. Singgih Tri Sulistiyono, M.Hum dalam sambutan pengarahannya mengatakan, kepengurusan LDII lima tahun kedepan memiliki nilai yang sangat strategis, karena sekarang sedang memasuki era yang penuh dinamika, baik  dinamika yang bersumber dari kekuatan internasional, nasional maupun masyarakat lokal, yang akan mempengaruhi kinerja LDII.

 


Ketua DPW LDII Jawa Tengah, Prof. Dr. Singgih Tri Sulistiyono, M.Hum.


“Bahkan beberapa hari ini juga masih menyaksikan dinamika itu terjadi. Adanya misinformasi terjadi antara elit dengan massa, dalam percaturan politik di Indonesia. Ini mau tidak mau, LDII yang hidup dalam masyarakat harus memberikan kontribusi sehingga bisa menjadi pendingin, dalam ketegangan komunikasi politik” terang Singgih.

 

Singgih juga mengingatkan adanya tantangan kepengurusan LDII kedepan. Tantangan dari luar negeri misalnya adanya ideologi komunisme, radikalisme. Oleh sebab itu, menurutnya LDII harus bisa memposisikan diri untuk membentengi generasi muda dan masyarakat dari paham-paham yang tidak sesuai dengan kepribadian bangsa Indonesia.

 

“Belum lagi adanya kejahatan lintas batas berupa narkoba, yang sudah masuk di kalangan generasi muda, sekolah, bahkan pondok pesantren, ditambah efek negatif dari globalisasi di bidang informasi, cara berpikir yang sudah mengalami perubahan drastis dan adanya pandangan yang mengarah pada pergaulan dan sex bebas dan perilaku menyimpang yang lain. Ini menjadi PR sehingga tidak hanya ngaji saja, tetapi juga harus melihat lingkungan strategis kita, yang memiliki potensi ancaman bagi keberlangsungan NKRI” imbuhnya.


Seputar kegiatan pengukuhan, Ketua DPD LDII Kabupaten Banyumas, H. Sutanto, MBA menjelaskan, pengurus yang dikukuhkan sebanyak 47 orang, dimana sekitar 40 persen merupakan wajah-wajah baru. Hal ini menurutnya sebagai upaya regenerasi di dalam kepengurusan LDII Kabupaten Banyumas.


Ketua DPW LDII Jawa Tengah Mengambil Janji Pengukuhan


Ketua DPD LDII Kabupaten Banyumas (tengah) dan beberapa pengurus harian berfoto dengan Bupati Banyumas, Ketua DPW LDII Jateng, Ketua DPRD, jajaran Forkompinda dan tokoh agama 


Ketua DPW LDII Jateng berfoto dengan Ketua DPD LDII Kabupaten Banyumas dan beberapa tokoh lintas agama

Acara yang juga dihadiri dan disaksikan oleh anggota Forkopimda Kabupaten Banyumas, Ketua DPRD, Kepala Kemenag, Ketua MUI, ketua lembaga dan ormas keagamaan, serta tokoh lintas agama tersebut dilaksanakan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan sesuai arahan pemeringah di masa pandemi covid-19. (sbr)

Saturday, September 12, 2020

LDII di Kepengurusan MUI

Pengurus MUI Banyumas Masa Khidmah 2020–2025 Dilantik

LDII-BANYUMAS/PURWOKERTO-Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Tengah Dr. KH. Ahmad Daroji, M.Si., Jum’at (11/09/2020) melantik 72 orang pengurus MUI Kabupaten Banyumas Masa Khidmah 2020–2025. Pelantikan dilaksanakan di Pendopo Sipanji Kabupaten Banyumas, dihadiri antara lain oleh Bupati Banyumas beserta istri, anggota Forkopimda, dan pengurus ormas Islam.


Ketua MUI Kabupaten Banyumas Drs. KH. Taefur Arafat, M.Pd.I menerima penyerahan SK Pelantikan
dari Bupati Banyumas, Ir. Achmad Husein, disaksikan oleh Ketua MUI Jawa Tengah,
Dr. KH. Ahmad Daroji, M.Si.

Ketua MUI Kabupaten Banyumas Drs. KH, Taefur Arafat, M.Pd.I., dalam sambutan pelantikannya menyatakan bahwa MUI bukan bagian dari pemerintah, namun MUI juga bukan bagian dari yang beroposisi terhadap pemerintah. Menurutnya salah satu agenda besar MUI Kabupaten Banyumas adalah ingin mendorong terciptanya semangat ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathoniyah dan ukhuwah basyariyah.

“MUI harus menjadi rumah besar bagi umat Islam di Banyumas” kata Taefur. “Selanjutnya PR MUI terdekat adalah akan melakukan peningkatan SDM bagi penyelenggara kegiatan keagamaan. Mereka akan kita pacu agar mempunyai standar yang cukup,” imbuhnya.

Kepada Ketua MUI Kabupaten Banyumas yang baru, Ketua MUI Jawa Tengah, KH. Ahmad Daroji meminta, dalam melaksanakan program kerja, MUI harus menyentuh kemaslahatan umat dengan program yang lebih spesifik kepada masyarakat. “MUI gak boleh masa bodoh. Apabila saat ini ada pandemi covid-19 MUI harus menjadi juru bicara yang baik untuk umat,” pesannya.

Sementara Bupati Banyumas, Ir. Achmad Husein menyampaikan ucapan selamat atas dilantiknya Pengurus MUI Banyumas yang baru, dan ucapan terima kasih kepada pengurus sebelumya. “Selamat untuk pengurus MUI Masa Khidmah 2020-2025 yang dipimpin KH Taefur Arafat, dan ucapan terima kasih kepada KH Chariri Shofa pengurus sebelumnya,” kata bupati.

Dalam kesempatan tersebut, Achmad Husein juga menyampaikan rencana pembangunan Islamic Center di Kabupaten Banyumas. Husein menyebut, Islamic Center akan dikelola oleh sebuah yayasan yang nantinya diharapkan bisa menyatukan dan mengembangkan Islam Banyumas menjadi lebih besar.

Dari 72 orang pengurus MUI Kabupaten Banyumas yang dilantik, lima diantaranya adalah pengurus DPD LDII Kabupaten Banyumas, yaitu H. Sutanto, MBA (Ketua DPD LDII Kabupaten Banyumas) sebagai Anggota Dewan Pertimbangan, H. Siyam Munajat (Ketua Bagian Pendidikan Agama dan Dakwah) sebagai anggota Komisi Ukhuwah Islamiyah.


Pengurus MUI Banyumas dari LDII berfoto bersama Bupati Banyumas beserta istri

serta Ketua MUI Jawa Tengah beserta istri


Empat dari 5 pengurus MUI Kabupaten Banyumas dari LDII Banyumas :

(dari kiri) Hj. Sri Nuraeni, Andri Hermawan, H. Sutrisno, H. Siyam Munajat

Berikutnya H. Sutrisno (anggota Bagian Pendidikan Agama dan Dakwah) sebagai anggota Komisi Pendidikan dan Pembinaan Seni Budaya Islam, Andri Hermawan A.Md. (Ketua Bagian Hubungan Antar Lembaga) sebagai anggota Komisi Pengkajian dan Penelitian, dan Hj. Sri Nuraeni, S.E., M.Si. (Ketua Bagian Pemberdayaan Perempuan dan Kesejahteraan Keluarga) sebagai anggota Komisi Pengembangan SDM. (jazair)

 
Copyright IT Staff © 2013 | Jalan Mentri Soepeno No 7 Sokaraja Banyumas 53181 | Telp : (0281) 694191 | Design by LEMBAGA DAKWAH ISLAM INDONESIA KABUPATEN BANYUMAS
Design by ITStaff | RazTech