BREAKING

NASEHAT AGAMA

BERITA DAERAH

POSTING TERBARU

Saturday, September 12, 2020

LDII di Kepengurusan MUI

Pengurus MUI Banyumas Masa Khidmah 2020–2025 Dilantik

LDII-BANYUMAS/PURWOKERTO-Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Tengah Dr. KH. Ahmad Daroji, M.Si., Jum’at (11/09/2020) melantik 72 orang pengurus MUI Kabupaten Banyumas Masa Khidmah 2020–2025. Pelantikan dilaksanakan di Pendopo Sipanji Kabupaten Banyumas, dihadiri antara lain oleh Bupati Banyumas beserta istri, anggota Forkopimda, dan pengurus ormas Islam.


Ketua MUI Kabupaten Banyumas Drs. KH. Taefur Arafat, M.Pd.I menerima penyerahan SK Pelantikan
dari Bupati Banyumas, Ir. Achmad Husein, disaksikan oleh Ketua MUI Jawa Tengah,
Dr. KH. Ahmad Daroji, M.Si.

Ketua MUI Kabupaten Banyumas Drs. KH, Taefur Arafat, M.Pd.I., dalam sambutan pelantikannya menyatakan bahwa MUI bukan bagian dari pemerintah, namun MUI juga bukan bagian dari yang beroposisi terhadap pemerintah. Menurutnya salah satu agenda besar MUI Kabupaten Banyumas adalah ingin mendorong terciptanya semangat ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathoniyah dan ukhuwah basyariyah.

“MUI harus menjadi rumah besar bagi umat Islam di Banyumas” kata Taefur. “Selanjutnya PR MUI terdekat adalah akan melakukan peningkatan SDM bagi penyelenggara kegiatan keagamaan. Mereka akan kita pacu agar mempunyai standar yang cukup,” imbuhnya.

Kepada Ketua MUI Kabupaten Banyumas yang baru, Ketua MUI Jawa Tengah, KH. Ahmad Daroji meminta, dalam melaksanakan program kerja, MUI harus menyentuh kemaslahatan umat dengan program yang lebih spesifik kepada masyarakat. “MUI gak boleh masa bodoh. Apabila saat ini ada pandemi covid-19 MUI harus menjadi juru bicara yang baik untuk umat,” pesannya.

Sementara Bupati Banyumas, Ir. Achmad Husein menyampaikan ucapan selamat atas dilantiknya Pengurus MUI Banyumas yang baru, dan ucapan terima kasih kepada pengurus sebelumya. “Selamat untuk pengurus MUI Masa Khidmah 2020-2025 yang dipimpin KH Taefur Arafat, dan ucapan terima kasih kepada KH Chariri Shofa pengurus sebelumnya,” kata bupati.

Dalam kesempatan tersebut, Achmad Husein juga menyampaikan rencana pembangunan Islamic Center di Kabupaten Banyumas. Husein menyebut, Islamic Center akan dikelola oleh sebuah yayasan yang nantinya diharapkan bisa menyatukan dan mengembangkan Islam Banyumas menjadi lebih besar.

Dari 72 orang pengurus MUI Kabupaten Banyumas yang dilantik, lima diantaranya adalah pengurus DPD LDII Kabupaten Banyumas, yaitu H. Sutanto, MBA (Ketua DPD LDII Kabupaten Banyumas) sebagai Anggota Dewan Pertimbangan, H. Siyam Munajat (Ketua Bagian Pendidikan Agama dan Dakwah) sebagai anggota Komisi Ukhuwah Islamiyah.


Pengurus MUI Banyumas dari LDII berfoto bersama Bupati Banyumas beserta istri

serta Ketua MUI Jawa Tengah beserta istri


Empat dari 5 pengurus MUI Kabupaten Banyumas dari LDII Banyumas :

(dari kiri) Hj. Sri Nuraeni, Andri Hermawan, H. Sutrisno, H. Siyam Munajat

Berikutnya H. Sutrisno (anggota Bagian Pendidikan Agama dan Dakwah) sebagai anggota Komisi Pendidikan dan Pembinaan Seni Budaya Islam, Andri Hermawan A.Md. (Ketua Bagian Hubungan Antar Lembaga) sebagai anggota Komisi Pengkajian dan Penelitian, dan Hj. Sri Nuraeni, S.E., M.Si. (Ketua Bagian Pemberdayaan Perempuan dan Kesejahteraan Keluarga) sebagai anggota Komisi Pengembangan SDM. (jazair)

Wednesday, August 26, 2020

Pengurus DPD Masa Bakti 2020-2025

Pengurus Baru, Semangat Baru

(Musyawarah Penghar DPD LDII Kabupaten Banyumas)

LDII-BANYUMAS/PURWOKERTO-Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Banyumas masa bakti 2020-2025 mengadakan musyawarah kerja perdana pada Selasa (25/08) bertempat di Oemah Daun CafĂ© & Resto Purwokerto. 

Musyawarah dihadiri oleh 11 orang yaitu Drs. H. Rochman Abidin (anggota Dewan Penasihat); H. Sutanto, M.B.A. (Ketua); Ir. H. Taufan Edy Raharjo, M.M., H. Ali Alrasyid Suparli, S.H., H. Achmad Sumanto, S.Pd. dan Abdul Kohar (Wakil Ketua), Sarlan, S.S., M.I.Kom. dan H. Jazair Mafaridik, S.E., M.Si. (Sekretaris), David Kurniawan, S.H., dan H. Suprapto (Bendahara), serta Achmad Cholid (Bagian Kominfo dan Media).

Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka konsolidasi pengurus harian, untuk menyatukan visi-misi dan komitmen sebagai motor penggerak utama organisasi, menuju peningkatan kinerja LDII Kabupaten Banyumas 5 tahun kedepan.

Beberapa hal yang menjadi kesepakatan dalam musyawarah antara lain adanya tekad bersama untuk melakukan pembenahan dan penataan organisasi, khususnya kepatuhan terhadap AD/ART serta Peraturan Organisasi agar kedepan LDII Kabupaten Banyumas semakin profesional.

Optimalisasi kinerja pengurus Bagian-bagian menjadi kegiatan prioritas yang akan segera dilakukan dalam rangka mendukung pencapaian program kerja yang telah ditetapkan, untuk mewujudkan karya nyata, komunikasi yang baik dan kontribusi LDII yang bermanfaat bagi masyarakat.

Pemanfaatan media informasi juga menjadi salah satu topik diskusi dalam musyawarah tersebut. Salah satu Sekretaris LDII Kabupaten Banyumas, Jazair Mafaridik menyebut, pemberdayaan fungsi media informasi merupakan sebuah keharusan di era teknologi informasi saat ini, karena media merupakan sarana yang cukup efektif untuk mempublikasikan program dan kegiatan-kegiatan positif, sehingga LDII lebih dikenal oleh masyarakat.

Langkah konkret yang akan segera dilakukan oleh pengurus melalui kinerja Bagian Kominfo dan Media, kata Jazair, adalah pemberdayaan website resmi LDII Kabupaten Banyumas, serta pemanfaatan media sosial.

Melihat antusiasme para peserta musyawarah dan ide-ide yang disampaikan dalam musyawarah, Ketua DPD, Sutanto mengaku optimis, komposisi kepengurusan yang baru akan mampu membawa LDII Kabupaten Banyumas kedepan menjadi semakin baik.


Ketua DPD LDII Kabupaten Banyumas, H. Sutanto, M.B.A. (kiri)
bersama Wakil Ketua, Ir. H. Taufan Edy Raharjo, M.M.

"Selamat kepada pengurus DPD LDII Kabupaten Banyumas yang baru. Besar harapan kami pengurus-pengurus yang baru bisa bekerja sesuai mekanisme dengan sebaik-baiknya, untuk LDII Banyumas yang lebih maju," pesan Sutanto, diamini oleh anggota dewan penasihat, Rochman Abidin. (AC)

Silaturahmi Kebinekaan

Santri Ponpes Baitul Machmud Ikuti Silaturahmi Kebinekaan

LDII-BANYUMAS/KALIBAGOR-Sebanyak lima orang santri Ponpes Baitul Machmud Desa Pekaja Kecamatan Kalibagor Kabupaten Banyumas mengikuti Silaturahmi Kebinekaan dan Do’a Bersama yang diselenggarakan oleh Polda Jawa Tengah, Senin (24/8) dari Balai Desa Pekaja Kecamatan Kalibagor, secara daring menggunakan fasilitas live streaming.


Kelima santri ponpes binaan DPD LDII Kabupaten Banyumas tersebut didampingi oleh salah seorang anggota Dewan Guru, Ustadz Abdurrohman Sambodo dan personil Babinkamtibmas setempat, sebagai perwakilan dari Desa Pekaja.

Acara yang dilaksanakan di Mapolresta Banyumas ini dihadiri oleh Kapolda Jateng, Irjen Pol Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K, Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya dari Pekalongan dan jajaran Forkopimda, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat di Kabupaten Banyumas.

Dalam kesempatan tersebut Kapolda Ahmad Luthfi mengajak masyarakat Jawa Tengah untuk menghargai satu sama lain dan menghilangkan intoleransi. Kapolda mengatakan, sikap intoleransi adalah salah satu pemicu konflik dalam masyarakat.

Kapolda Jateng, Irjen Pol Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K memberikan sambutan


“Intoleransi apabila dibiarkan akan memicu sikap radikalisme dan berujung pada perbuatan terorisme” katanya. “Maka, mari kita bersikap toleran agar masyarakat senantiasa damai sentosa,” ajaknya.

Hal senada juga disampaikan oleh Bupati Banyumas, Ir. Achmad Husein. “Intisari dari kebinekaan adalah kemampuan menghargai adanya perbedaan dengan mengedepankan sikap toleransi,” terangnya.

Tidak jauh beda, Habib Luthfi dalam ceramahnya menegaskan, dengan menjaga persatuan dan kesatuan maka bangsa dan negara Indonesia akan semakin kokoh dan kuat, serta tidak mudah digoyahkan oleh para pengacau.


Habib Muhammad Luthfi bin Ali Bin Yahya memberikan ceramah

“Kita harus semakin kokoh menjaga bangsa ini, karena semakin menjaga persatuan dan kesatuan, negara kita akan sulit diruntuhkan oleh para pengacau NKRI,” tuturnya.

Pada akhir kegiatan tersebut Habib Luthfi memimpin do’a bersama agar pandemi Covid-19 yang terjadi di Indonesia dan dunia segera berakhir, dan Bangsa Indonesia,  khususnya masyarakat Jawa Tengah selalu aman, damai, dan sejahtera. (sbr)


Thursday, July 23, 2020

Musda MUI Banyumas

Musda ke-3 MUI Banyumas Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

 

LDII-BANYUMAS/PURWOKERTO–Musyawarah Daerah ke-3 Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Banyumas yang berlangsung di Auditorium IAIN Purwokerto, Minggu (19/7) dilaksanakan dengan tetap mematuhi aturan pemerintah untuk mendukung program pencegahan dan penanggulangan penyebaran Covid-19.

 

Hal ini terlihat dengan dijalankannya protokol kesehatan bagi para peserta musda, mulai keharusan mencuci tangan memakai sabun, pengukuran suhu badan, penggunaan masker dan penerapan jaga jarak (social distancing) sebelum dan selama pelaksanaan musda.

 

Pengaturan tempat duduk mematuhi aturan social distancing.
Dua peserta Musda dari LDII Banyumas (Siyam Munajat dan Andri Hermawan) mengenakan masker


Musda yang mengambil tema "Revitalisasi Peran Ulama untuk Kemajuan Bangsa" tersebut dihadiri oleh Rektor IAIN Purwokerto, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Banyumas, Pengurus Harian MUI Kabupaten Banyumas, perwakilan ormas Islam, pengurus MUI kecamatan dan Kepala KUA kecamatan di Kabupaten Banyumas. Acara dibuka oleh Bupati Banyumas, Ir. Achmad Husein dan ditutup oleh Wakil Ketua Umum MUI Provinsi Jawa Tengah, Prof. Dr. KH. Ahmad Rofiq M.A.

Turut hadir sebagai peserta musda, 3 orang perwakilan dari Dewan Pimpinan Daerah (DPD) LDII Kabupaten Banyumas, yaitu Sutrisno yang merupakan anggota Komisi Pendidikan dan Seni Budaya Islam MUI Kabupaten Banyumas Masa Khidmah 2015-2020, H. Siyam Munajat–anggota Bidang Pendidikan Agama dan Dakwah DPD LDII Kabupaten Banyumas, dan Andri Hermawan, A.Md.–kader muda LDII Banyumas.

 

Latar utama : Bupati Banyumas, Ir. Achmad Husein menyampaikan sambutan
Insert : peserta Musda dari LDII Kabupaten Banyumas (Andri Kurniawan dan Sutrisno)

Melalui hasil musda tersebut terpilih Drs. H. Taefur Arafat, M.Pd.I. sebagai Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Banyumas Masa Khidmah 2020-2025, dan Drs. KH. Chariri Shofa, M.Ag., mantan Ketua Umum periode sebelumnya sebagai Ketua Dewan Pertimbangan MUI Kabupaten Banyumas. (sbr)

 

 

Sarlan–Sekretaris DPD LDII Kabupaten Banyumas

Seputar MUI Banyumas

Taefur Arafat Pimpin MUI Banyumas

LDII-BANYUMAS/PURWOKERTO–Drs. H. Taefur Arafat, M.Pd.I. terpilih menjadi Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Banyumas Masa Khidmah 2020-2025, dan mantan Ketua Umum periode sebelumnya, Drs. KH. Chariri Shofa, M.Ag. terpilih sebagai Ketua Dewan Pertimbangan. Penetapan keduanya berdasarkan hasil Musyawarah Daerah Ke-3 MUI Kabupaten Banyumas yang berlangsung di Auditorium IAIN Purwokerto, Minggu (19/7).

Musda dengan tema "Revitalisasi Peran Ulama untuk Kemajuan Bangsa" ini dihadiri oleh Rektor IAIN Purwokerto, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Banyumas, Pengurus Harian MUI Kabupaten Banyumas, serta perwakilan ormas Islam, pengurus MUI kecamatan dan Kepala KUA kecamatan di Kabupaten Banyumas. Acara dibuka oleh Bupati Banyumas, Ir. Achmad Husein dan ditutup oleh Wakil Ketua Umum MUI Provinsi Jawa Tengah, Prof. Dr. KH. Ahmad Rofiq M.A.

Ketua MUI Banyumas Terpilih (nomor 2 dari kiri), bersama Wakil Ketua Umum MUI Provinsi Jawa Tengah (kanan)

Bupati Banyumas, Achmad Husein dalam sambutannya mengatakan, keberadaan MUI sebagai organisasi yang mewadahi ulama sangat strategis dalam membimbing, membina dan mengayomi kaum muslimin yang dilandasi semangat persaudaraan, tolong menolong dan toleransi, serta menekankan nilai-nilai persamaan, keadilan dan demokrasi.

Bupati Banyumas, Ir. Achmad Husein menyampaikan sambutan pada pembukaan Musda

Husein berharap, MUI dapat bekerja sama dengan pemerintah daerah dan instansi lain serta semua elemen masyarakat di Kabupaten Banyumas dalam memberikan bimbingan dan pembinaan dakwah, pendidikan, penciptaan kerukunan, peningkatan ekonomi Islam dan kesejahteraan umat, pemberdayaan perempuan dan keluarga, serta bimbingan dan pembinaan keagamaan dalam bentuk kajian hukum dan fatwa.

Wakil Ketua Umum MUI Provinsi Jateng, Prof. Dr. KH. Ahmad Rofiq M.A. menyampaikan sambutan
 
Sementara Wakil Ketua Umum MUI Povinsi Jateng, Ahmad Rofiq berpesan kepada pengurus MUI terpilih agar memaksimalkan kinerja, karena tantangan kedepan semakin berat. Ahmad Rofiq menyebut, angka pengangguran yang masih tinggi, juga tindak kriminal yang terus meningkat harus menjadi prioritas kinerja kepengurusan MUI Kabupaten Banyumas yang baru. (sbr)


Sarlan–Sekretaris DPD LDII Kabupaten Banyumas

Saturday, July 11, 2020

Green Media

Pengurus LDII Perlu Kompetensi Memproduksi Berita yang Green di Era Post Truth 

LDII-BANYUMAS/WONOSOBO ̶ Para pengurus Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) khususnya di tingkat Dewan Pimpinan Daerah (DPD) kabupaten/kota perlu meningkatkan kompetensi untuk memproduksi berita-berita yang green (baca: menyejukkan) di era post truth (pasca kebenaran) saat ini.

Demikian diungkapkan Prof. Dr. Singgih Tri Sulistiyono, M.Hum., Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) LDII Jawa Tengah dalam sambutan pembukaan pelatihan jurnalistik dengan tema “Peningkatan Literasi Green Media di Era Digital,” yang dilaksanakan di Komplek Ponpes Al-Akbar Jambusari Kertek Wonosobo, Sabtu (1/7/2020). Pelatihan diikuti sekitar 50 pengurus LDII dari DPD kabupaten/kota di wilayah Eks Karesidenan Banyumas dan Kedu.

Ketua DPW LDII Provinsi Jawa Tengah, Prof. Dr. Singgih Tri Sulistiyono, M.Hum. sedang
memberikan keterangan kepada awak media

Singgih menjelaskan, kemampuan menulis yang baik yang memenuhi kaidah junalistik sangat dibutuhkan di era post truth (pasca kebenaran) saat ini, dimana kebenaran berita tidak serta merta ditentukan oleh adanya fakta-fakta obyektif, tetapi bisa juga ditentukan oleh kekuatan pemberitaan oleh media-media mainstream.

Selanjutnya Singgih berharap, pelatihan ini bisa meningkatkan kompetensi para pengurus LDII dalam membuat berita-berita yang baik dan berimbang mengenai kebaikan-kebaikan Islam dan LDII kepada masyarakat luas dengan memanfaatkan media infomasi yang dimiliki.  Berita-berita positif yang diunggah di media-media LDII diharapkan mampu menaikkan citra baik LDII di mata masyarakat, imbuhnya.

Sesi penyampaian materi

Materi pelatihan meliputi “Perkembangan Media dan Media Sosial Saat Ini”, disampaikan oleh Catur Waskito, S.S., anggota Biro KIM DPW LDII Jateng yang juga redaktur Tribun News Jateng, kemudian “Menulis Berita dan Press Release” oleh Trias Purwadi, S.Sos., wartawan senior Suara Merdeka wilayah Karesidenan Pekalongan, dan “Tata Cara Mengupload Berita dan Membangun Link Berita” oleh M. Lutfi, A.Md., praktisi internet dari Semarang.

 

Sarlan—Sekretaris DPD LDII Kabupaten Banyumas

Kominfo dan Media

Bangun Literasi Media, DPW LDII Jateng Gelar Pelatihan Jurnalistik

LDII-BANYUMAS/WONOSOBO ̶ Dalam rangka meningkatkan kompetensi penulisan berita pengurus Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) di Jawa Tengah, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) LDII Provinsi Jateng menggelar pelatihan jurnalistik pada Sabtu 1/7/2020 bertempat di komplek Ponpes Al-Akbar Jambusari Kertek Wonosobo.

Pelatihan tahap pertama yang mengambil tema “Peningkatan Literasi Green Media di Era Digital” diikuti lebih kurang 50 peserta, terdiri dari ketua, sekretaris dan pengurus Bagian Komunikasi Infomasi dan Media (KIM) serta para kader Dewan Pimpinan Daerah (DPD) LDII kabupaten/kota di wilayah Eks Karesidenan Banyumas dan Kedu.

Materi pelatihan meliputi “Perkembangan Media dan Media Sosial Saat Ini”, disampaikan oleh Catur Waskito, S.S., anggota Biro KIM DPW LDII Jateng yang juga redaktur Tribun News Jateng, kemudian “Menulis Berita dan Press Release” oleh Trias Purwadi, S.Sos., wartawan senior Suara Merdeka wilayah Karesidenan Pekalongan, dan “Tata Cara Mengupload Berita dan Membangun Link Berita” oleh M. Lutfi, A.Md., praktisi internet dari Semarang.

Salah seorang narasumber sedang menyampaikan materi

Ketua DPW LDII Jateng, Prof. Dr. Singgih Tri Sulistiyono, M.Hum. dalam sambutan pembukaan mengatakan, pelatihan jurnalistik diselenggarakan atas pertimbangan adanya dinamika yang berkembang secara internal di dalam tubuh organisasi LDII sendiri dan di tengah-tengah masyarakat, baik dalam lingkup lokal, regional maupun nasional.

Terkait dinamika internal, Singgih menerangkan, pengurus DPD LDII mempunyai kewajiban setiap bulannya untuk menyampaikan laporan kegiatan organisasi kepada pengurus DPW untuk dihimpun dan selanjutnya dilaporkan ke pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP). Hal ini menurutnya, membutuhkan kemampuan menulis yang baik.

Selanjutnya kemampuan menulis sesuai kaidah junalistik juga sangat dibutuhkan di era post truth (pasca kebenaran) saat ini, dimana kebenaran berita tidak serta merta ditentukan oleh adanya fakta-fakta obyektif, tetapi bisa juga ditentukan oleh kekuatan pemberitaan oleh media-media mainstream, lanjut Singgih.

Dengan kemampuan jurnalistik yang memadai, diharapkan para pengurus LDII dapat membuat berita-berita yang baik dan berimbang mengenai kebaikan-kebaikan Islam dan LDII kepada masyarakat luas dengan memanfaatkan media infomasi yang dimiliki.  Banyaknya berita positif yang diunggah di media-media LDII diharapkan mampu menepis berita-berita miring dan negatif tentang LDII, sehingga akan meningkatkan citra baik LDII di mata masyarakat, pungkasnya.

Peserta pelatihan sedang mengerjakan tugas menulis berita

Menurut informasi panitia, terkait kondisi pandemi covid-19 pelatihan dilaksanakan dalam 3 tahap, dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. Tahap pertama untuk Eks Karesidenan Banyumas dan Kedu. Tahap kedua akan dilaksanakan di Kabupaten Kendal dengan peserta dari eks Karesidenan Pekalongan dan Semarang, tahap terakhir di Kota Karanganyar untuk wilayah Eks Karesidenan Pati dan Surakarta.


Sarlan—Sekretaris DPD LDII Kabupaten Banyumas

 
Copyright IT Staff © 2013 | Jalan Mentri Soepeno No 7 Sokaraja Banyumas 53181 | Telp : (0281) 694191 | Design by LEMBAGA DAKWAH ISLAM INDONESIA KABUPATEN BANYUMAS
Design by ITStaff | RazTech